Lessi, kata supir teman saya dia cantik.
Seperti yang sudah saya sebut beberapa waktu lalu, pembantu lama saya yang bernama Lessi mengirimkan SMS. Ternyata benar, dia ingin bekerja lagi di rumah saya. Dia meng-SMS mama dan lantas bertanya pada saya, "... Lessi SMS nanya kerja. Mau tetep Ani (pembantu yang sekarang) atau Lessi?". Saya jawab Lessi, karena memang kerjanya bagus. Tapi hati saya gundah.
Memang Ani agak menyebalkan dan ngeyel, tetapi saya benar-benar tidak bisa melihat Ani dipecat. Bukan karena rasa cinta atau sudah menganggapnya sebagai bagian dari keluarga, tetapi karena tampangnya yang begitu melas. Saat saya bergegas ke sekolah dan mengeluarkan mobil, Ani tidak melakukan apa-apa. Seharusnya seorang pembantu yang baik akan mengkomandoi bagaimana caranya mobil keluar ke jalan bukan? Tetapi yang Ani lakukan hanya diam, dengan muka
saya-tidak-tahu-apa-yang-harus-saya-lakukan-tapi-saya-takut-bertanya-mohon-bimbing-saya. Menyedihkan dan memprihatinkan.
Hari ini saya baru memergoki dia berjoget. Ya, saat saya sedang belajar di kamar tidur saya mendengar lagu Cari Jodoh oleh Wali (itu lho yang lagu anjuran KB). Karena ini lagu yang hebat, saya langsung mencari sumber suara. Ternyata dari TV di ruang keluarga dimana Ani sedang berjoget loncat-loncat kesenangan. Saya semakin tidak tahan melihat mukanya jika ia benar dipecat. Mungkin dia akan menciptakan lagu "Cari Kerja".
Labels: Kisah Nyata
Ani ani lesi lesi
pilih ani atau lesi
tolong ani.. lesi mengincar ani
karena lesi ingin kerja di wisambodhi
bukan di bekasi..
lol ngelawak.com norak mode: ON (gaya tante di facebook)
btw, gue ganti link blog gue to jadi afigrids.blogspot.com
link gue diganti aja yah..
miss youuuuu lol