Friday, February 29, 2008
Confession
Ini saatnya saya mengaku. Sebenarnya saya bukan anak kecil lagi. Saya sudah berkepala 4!



Lagi membicarakan ukuran sepatu kan? Ya, ukuran sepatu menurut ukuran Prancis saya sudah berkepala empat. Artinya saya meninggalkan masa kanak-kanak dalam dunia persepatuan.

Bulan lalu saya beli sepatu merk Converse yang bagian belakang mata kakinya tinggi di Pasaraya Grande dengan harga Rp229,000. Saya suka warnanya, paduan antara merah, hitam, dan putih.
Keesokan harinya saya pakai, dan susah sekali memakainya.

Di dorong dorong gak bisa.
Pakai telunjuk buat ngganjel gak bisa-bisa.
Di injek-injek juga gak bisa.
Ah sial!

Karena nggak pewe, saya tidak memakai sepatu tersebut dan kembali ke sepatu lama saya Adidas Superstar I. Tetapi ibu saya menyuruh untuk mengganti sepatu. Karena sepatu Adidas berukuran 39 itu sudah terlalu pas untuk dimasuki kaki saya yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Akhirnya minggu lalu di toserba Metro Pondok Indah, saya membeli Adidas Stan Smith dengan harga Rp560,000. Diskon 20% dari harga 600,000 an. Ibu saya lega karena saya telah membeli sepatu baru. Saya juga senang.

Di rumah, ibu saya browsing lemari sepatu. Beliau menemukan sepatu Puma berwarna merah-hitam, beli di diskon beberapa tahun lalu, masih bagus dan mulus. Yang merupakan hasil peninggalan kakak saya. Ukurannya 42.

Shoot!


Selamat ulang tahun bagi yang terakhir merayakan ulang tahun 4 tahun yang lalu. Umur saya masih 13 tahun going on 14, artinya saya lahir tahun 1994. Wah banyak ya 4 nya!

Labels: ,

Monday, February 18, 2008
Cinta Laura Makan Udang
Saturday, February 16, 2008
Dunia Sudah Jungkir Balik
Barusan saya nonton siaran reality di Global TV bernama Happy Show. Disana warga-warga negara asing yang tinggal di Indonesia, menyanyi, menari, dan menghibur. Saya nontonnya gak dari awal sih. Yang juara satu mendapatkan Rp 3.000.000.

Ada yang disuruh menyanyikan TTM (lalu Mey Chan mengomentari dalam bahasa Inggris haha) , dan lagu-lagu Indonesia lain dengan kemampuan pronunciation seadanya. Ada yang menari diiringi musik gamelan Bali lalu musik iringan tiba-tiba diganti menjadi lagu Agnes Monica dan sang penari (asing) kebingungan dengan kostum ala penjual jamu dan sandal jepit. Ada yang menarik rok nya ke bagian yang lebih atas karena tidak tahu lagi mau ngapain.

Heran ya. Bule kok mau dibodoh-bodohi (Alasan : Pasti demi uang). Bagus jika produser mengadakan acara ini untuk membuat warga negara asing lebih mengenali dan mencintai budaya Indonesia. Tapi kalau tujuannya cuma untuk dijadikan bahan tertawaan?

Beginilah nasib dunia televisi kita, kalau bukan sinetron penuh air mata, jiplakan, ya drama-drama 'tradisional' yang mengandalkan animasi 3D pas-pasan dengan suara yang di dub. Produser harusnya menyajikan tayangan yang berpendidikan (yah kalau nggak yang realistis lah, atau perhatikan timing nya). Jangan hanya mementingkan rating belaka (I know this sentence is way too classic :P).

Labels: ,

Saturday, February 9, 2008
My Work
Waktu saya di Sekolah Perkomikan Machiko Kemang, tiba-tiba saya disuguhkan komik Nakayoshi 53 oleh salah satu asisten Machiko-sensei, kak Ai.

Gubrak.
Saya kan bukan pencinta komik 'serial cantik' atau apalah namanya yang cinta-cintaan seperti komik-komik yang Nakayoshi muat.
Lalu, salah satu asisten Machiko-sensei kak Ai berkata sambil membuka halaman 96 dan menunjukkan komik karya saya tentang liburan saya ke London tahun 2006, dan saya buat 1 tahun lalu.
"Selamat ya Thito-kun karyanya dimuat di Nakayoshi"
Wow.

Saya kaget sekaligus senang dan bangga. Woo-hoo!
Bisa dilihat saya (waktu itu) masih 12 tahun dan masih bersekolah di Sekolah Menengah Pertama Islam Al Azhar Pusat... :\ Lebih lengkap beli aja...


Tapi kenapa harus Nakayoshi??? Hahaha


visit my city Iskahellar!

Labels:

Wednesday, February 6, 2008
Dilema May Mey

Mey Chan, personil duo MAIA, adalah gadis cantik yang berasal dari Malang dan bernama asli Dita Chan. Rambutnya merah, suaranya unik dan menggigit.

May Huang, presenter acara jalan-jalan di aTV, pintar dan manis, berasal dari Hong Kong dan lebih banyak fans-nya. Rambutnya berganti-ganti, suaranya tidak diketahui.

Katanya Mey Chan, dia agak takut tekanan-tekanan rumah tangga mas Dhani mempengaruhi dia sewaktu lulus audisi personil baru Ratu. Kalo katanya Maia Estianty, Mey Chan unik, gahar, dan bisa memainkan alat musik. Keunikannya lah yang membuat Maia jatuh hati dan tidak memilih peserta audisi lain yang lebih cantik.

Sekarang popularitas May Huang berkurang dilindas popularitas foto mas Anang-Dian Sastro (maaf ya minjam-minjam nama.. hehe) atau kata-kata mutiara dari Cinta Laura. Makin sedikit orang yang membahasnya. Dia bukan lagi menjadi display image Y!M saya (diganti jadi Mey Chan). Apalagi fotonya di my-indonesia.info sudah diganti sama mbak Frieda Pinto yang lebih cantik dari India. Tiada lagi gaung May Huang di dunia ini. ;'(

Apakah duo MAIA akan seperti foto May Huang? Apakah kepopulerannya akan terlindas MJ atau MulJam atau Mulan Jameela? Atau dilindas
DD atau Dewi Dewi? Lalu bubar begitu saja??? Dan duo MAIA terus berganti personil demi personil? Saksikan kelanjutannya...

Diatas adalah merupakan contoh paragraf yang tidak coherence, cohesion, dan tidak memiliki unity.
Menurut KBBI Dilema adalah situasi sulit yang mengharuskan orang menentukan pilihan antara dua pilihan yang sama-sama tidak menyenangkan atau tidak menguntungkan; situasi yang sulit dan membingungkan


Anyway Happy Tet, Happy Chinese New Year, Happy Cuti Bersama ;)

Labels:

Friday, February 1, 2008
MCR Live in Jakarta
Kemarin malam (31 Jan 08) saya nonton konser My Chemical Romance di JCC Plennary Hall. Saya gak gitu ngerti perkonser-an, tapi menurut saya konser itu keren. Sangat keren. Dari musicnya, tata panggung (walau gak begitu besar), lighting, crowds, etc. Sayangnya gak ada encorenya ;-(

Rame deh, pada loncat-loncat. Gerard dan kawan-kawan bener-bener sukses membuat para penonton semangat dan ikutan berapi-api. Tapi waktu sebelum mulai lagu kedua, dia ngomong
"Ayo mundur. Jika ada temanmu yang jatuh tolong di angkat, mari kita bantu bersama-sama" diiringi keyboard ala musik klasik (semacam itu lah).

Nih fotonya:beberapa foto dari sini

Labels: