Saturday, October 17, 2009
Live and Let Die
Pasti kita punya gambaran masing-masing akan masa depan. Gambaran saya adalah menjadi seorang wiraswasta bidang arsitektur dan perencanaan urban yang suka berlibur ke Ibiza dan Mekah dengan kekasih seorang mantan model kontroversial Venezuela dengan turunan yahudi Rusia yang sudah menutup aurat dengan balutan Rabbani (merk jilbab dan busana muslim yang dipakai pada sinetron Manohara dulu).

Seorang teman saya bernama Utha tak dapat mencicip masa depan, dia kembali ke pangkuan Ilahi tadi subuh. Terbersit kenangan lama saat saya, dia, dan teman-teman lain convoy pulang setelah menghadiri syukuran ulang tahun seorang teman lainnya. Lokasi rumah saya terbilang cukup jauh dari domisili Utha dan teman-teman lainnya, tetapi mereka tetap memperbolehkan saya ikut, dan mengantar saya pulang sampai depan rumah.

Saya berada di mobil yang berbeda dengan mobil Utha. Pada saat itu Tyar (nama samaran) yang ada di mobil yang sama dengan saya berkata "... kalau orang seperti Utha itu, walaupun misalnya nilainya jelek, atau tidak diterima di perguruan bergengsi, bakal tetap sukses. Karena pasti banyak orang yang peduli dengan dia..." (kira-kira seperti itu). Tidak mengherankan, dia adalah seorang yang baik dan memiliki kreativitas lawak tingkat tinggi. Saat Utha tiada, sangat banyak teman-temannya yang datang ke rumahnya memberi salam terakhir, walau dia tak membalas seperti biasanya.

Kejadian ini membuat saya berpikir, jika memang imaji masa depan saya menjadi kenyataan, saya tidak mau menjadi seorang WBADPUYSBKIDMDKSMMKVDTYRYSMADBR biasa. Saya tidak mau hidup dan mati tanpa memberi perbaikan pada peradaban manusia (minimal lingkaran teman saya), sekecil apapun. Saya ingin menjadi seorang WBA---apalah itu yang diingat oleh banyak orang karena jasa yang luar biasa hebat. Mungkin seorang WBA dst yang mengadopsi 21 anak Afrika tidak mampu dan membiayai mereka lulus S3, atau WBA dst yang dapat menemukan obat anti ketombe yang membantu jutaan penderitanya dari serangan malu akut.

Terimakasih Utha telah menjadi seorang teman yang hebat untuk saya dan banyak orang lain. Kau telah menjalani hidup yang luar biasa, dan memberi kebaikan untuk teman-temanmu tanpa pamrih. Kamu adalah orang yang baik. Kini saatnya kita mengikhlaskan Utha.

Labels:

Tuesday, August 11, 2009
Tangisan Issabela Menghujani Annabella

Kamar mandi utama rumah saya baru selesai direnovasi. Semasa renovasi, saat kebelet harus berlari ke kamar mandi lantai atas yang letaknya persis di atas kamar mandi utama. Kalau tidak cepat, nasi keburu menjadi bubur yang tumpah di jalan. Saat ada di atas jamban, sering terasa getaran halus karena aktivitas bor di langit-langit kamar mandi utama. Beberapa hari setelah pengerjaan kamar mandi utama selesai, sekitar 20-an ubin di depannya 'meledak' (setidaknya menurut kesaksian PRT Ani Annabellawaty). "Iya to.. tadi lantainya bunyi krikik krikik... terus papa langsung keluar rumah buat ngelihat apa ada kerusakan diluar, tapi nggak ada apa-apa... Terus papa masuk lagi terus duarr tiba-tiba lantainya meledak..." tuturnya berlebihan. Biarlah, mereka yang lebay pasti dapat akibatnya.

Beberapa hari setelah ledakan, saya dan teman-teman pergi menyantap sushi (lemper Jepang) sambil berbincang-bincang dan bercerita. Topik kami saat itu adalah copet dan angkutan umum. Ada teman yang punya teman, mengejar copet saat di kereta api sampai loncat jendela (padahal dia seorang perempuan). Ada yang mengejar dompetnya yang tertinggal di bis dengan truk pemadam kebakaran (padahal dia juga seorang perempuan). Ada juga yang mengumpat copetnya habis-habisan (juga perempuan; perempuan benar-benar setrong!).

Satu cerita teman yang paling menarik hati adalah, seorang teman punya teman (sebut saja Mustika) yang pada saat itu sedang membawa dua tas dalam perjalanannya menuju arisan. Tiba-tiba seorang copet datang dan menyerbu satu tas yang ia jinjing. Tas yang kecurian tidak berisi harta mahal, tetapi konsumsi untuk peserta arisan. Lemper.

Jika Mustika adalah remaja ber-Hermés dan pencurinya pirang emosional. Model disensor.

Jika Mustika adalah ibu-ibu bugis dan pencurinya pirang emosional ber-Nissan. Slogan tetap sama.

Dua hari kemudian tanggal 17 Agustus yang bertepatan dengan HUT RI, saya dan tim mewawancarai Mesty Ariotedjo untuk artikel Alumni Corner di majalah sekolah. Walaupun saat perjalanan hujan rintik-rintik, semangat kami tidak padam. Kak Mesty adalah salah satu wanita tercantik se kota busway kita Jakarta yang pernah saya salami. Selain cantik, kak Mesty adalah pribadi yang ramah dan cakap bermain harpa. Ingin tahu lebih jauh? Beli saja majalah SMA Negeri 8, Takitri terbit September 2009. (Hujan semakin deras)

Teaser karya T. Danumaya

Untuk merayakan hari kemerdekaannya, mbak Ani dan PRT lain dari rumah nenek saya berwisata ke Kebun Binatang Ragunan untuk mencari wangsit dari moyang. Mereka kehujanan.

Miss Universe semakin dekat!
Foto oleh google.com, wikimedia.org, dan T. Danumaya

Labels: , ,

Thursday, August 6, 2009
Mulai Besok Judul Blog Saya Menjadi "an!'s d!ary"
Ponsel milik mbak Annabela (d/h Ani)

Pada hari pertama masuk bimbingan belajar & pendalaman materi menuju perguruan tinggi, saya lupa bawa kartu absensi yang sangat krusial dan dibutuhkan untuk mendapat cap yang akan menjadi kenang-kenangan perjuangan untuk menggapai perguruan tinggi (jika diterima).

Karena tidak mungkin untuk mengambilnya di rumah sendirian, saya menelfon PRT Annie Annabellawaty (nama samaran - d/h Ani) untuk menitipkan kartu yang berwarna merah jambu tersebut ke saudara saya yang akan menggunakan ojek yang akan mengantarnya ke lokasi bimbingan. Seperti biasa, mbak Annie kebingungan akan hal yang harus ia kerjakan. Maka dari itu, dia mengirimi saya sebuah pesan teks
"T!To.. In mbk an!. Tdì yg mw dttpìn k cynd! (saudara saya yang akan mengantar kartu bimbingan bersama tukang ojek; nama samaran) Ap? Map/ krtas pnjng d ats mj tito,?"
Saya membalas "map yang isinya kartu warna merah jambu". Dia balas,
"D ats mj 9, da map.cb t!to lht tasy. Mngkn t!to dah msukin td mlm."
Saya tidak percaya, karena keteledorannya dalam hal pencarian. Dulu pernah saya kehilangan Rp150,000.00 di kantung celana dan meminta bantuan mbak Annie untuk mencarinya. Dia berkata "...nggak ada to!" dengan suara nyaringnya yang khas. Karena kesal, saya mencari sendiri dan menemukannya di kantung celana tersebut.

Setelah mbak Annie mencari di titik lain, akhirnya kartu tersebut ditemukan dan saya mengikuti bimbingan dengan lancar. Oh Annie, riwayatmu kini.

Labels:

Saturday, July 18, 2009
Shoes Designing Schoolympic carnIVal 2009
Halo, informasi untuk Shoes Designing contest Schoolympic carnIVal 2009, kita masih buka pendaftaran loooh.

Kalau tertarik langsung aja ke SMA Negeri 8 tangal 20 Juli buat pembayaran (Rp85,000 per peserta; kalau yg daftar bisa 3 orang bayar cuma Rp250,000) atau bisa isi comment/SMS/telefon/message gue dulu. Lombanya individual, terus untuk pelengkapan persyaratan pendaftarannya pas foto 3x4 2 lembar, fotokopi kartu pelajar, kalau nggak ada fotokopi kartu pelajar pakai surat keterangan dari sekolah boleh dikumpulkan saat hari-H yaitu tanggal 24 Juli 2009 di Bakrie School of Management, Pasar Festival, Jl. Rasuna Said.

Teknis lombanya itu adalah saat perlombaan itu adalah pengaplikasian desain yang sudah dibuat sebelum lomba ke sepatu yang disediakan panitia. Jadi kamu ngedesain dulu sebelum perlombaan, di waktu lomba tinggal dikerjakan di sepatunya.

Daftar ya, karena dengan Rp85,000 itu kita udah menyediakan sepatu, cat akrilik, kuas, sama thiner; tapi kamu juga bisa bawa peralatan lain masing-masing. Terus hasil sepatu karya kamu bakal buat lo lagi, kalau menang bakal di pajang dulu di Main Plaza Pasar Festival yang jadi pusat kegiatan acara Schoolympic carnIVal 2009.

paw25694
CP Shoes Designing Schoolympic carnIVal 2009

PS: Lomba-lomba menarik lainnya yang masih dibuka pendaftarannya adalah Vocal Group dan Rally Photo. Silahkan mendaftar! Informasi lebih lanjut juga dapat menanyakan pada saya atau langsung pada CP-nya.

Labels:

Tuesday, July 14, 2009
Manhã De Carnaval
Halo semua, saya ingin mengabarkan bahwa sekolah saya mengadakan kompetisi lintas bidang terbesar antar SMA se-Jabodetabek!

video

Daftarkan sekolah Anda secepatnya langsung ke SMA Negeri 8 dan datanglah ke parade terbesar di kota ini jika Anda mengaku masih memiliki kobaran api semangat jiwa muda di hati Anda (terutama lomba Shoes Designing-nya yang asyik banget dengan hadiah yang nggak kalah asyik!)!

Labels: